MENULIS SEJARAH DIATAS TANAH MERAH

Kami mahasiswa FISIP UNSIL berpartisipasi dalam peletakan batu pertama pembangunan sekolah di Yayasan Pendidikan Islam Nurul Ummah Al Falah. Kegiatan peletakan batu pertama untuk pembangunan sekolah tertinggal di Yayasan Nurul Ummah Al Falah yang berlokasi di Kp. Babakan RT.05/RW.07 Desa Bojong Kapol, Kecamatan Bojong Gambir Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan tersebut terlaksana atas kesedian mahasiswa Ilmu Politik yang prihatin melihat kondisi sekolah yang berada di lokasi terpencil. Sekolah tersebut berada satu-satunya pelayanan pendidikan yang berada di daerah tersebut. Oleh sebab itu, mahasiswa memandang hal tersebut patut mendapatkan perhatian.

Berkat kerjasama antara mahasiswa dan pihak yayasan kegiatan peletakan batu pertama sebagai symbol pembangunan sekolah dimulai. Kami mahasiswa diundang untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Undangan tersebut sangat kami sikapi dengan antusias. Meskipun kami tahu untuk menuju ke lokasi sekolah harus menempuh perjalanan yang jauh dan tidak mudah, akibat kondisi jalan yang rusak.

Akses menuju sekolah tersebut melewati jalan yang rusak dan tidak terurus, diperparah dengan kontur tanah yang lengket, apalagi jika hujan turun. Melihat keadaan ini kami sebagai mahasiswa tergugah. Keadaan disana tidak menjadi salah satu prioritas pembangunan infrasruktur oleh pemerintahan kabupaten Tasikmalaya, tentu hal tersebut sangat ironis. Padahal disana banyak sekali masyarakat yang hidup membutuhkan akses untuk kehidupan ekonomi. Menurut hasil wawancara kami bersama masyarakat setempat, pemerintah selsalu menjanjikan untuk memperbaiki jalan di Desa Babakan.

Kami juga merasa prihatin kepada siswa yang bersekolah di YPI Nurul Ummah, mereka harus menempuh minimal 1 kilometer untuk menuju sekolah. Apalagi, bila sekolah tersebut tidak berdiri disana, maka para siswa harus menempuh jarang yang lebih jauh lagi minimal 4 kilometer dengan keadaan jalan berbatu, tanah yang lengket, berliku dengan kontur jalan tanjangan dan turunan tajam. Mungkin bagi mereka yang memiliki kendaran bermotor atau mobil, mereka bias menuju sekolah negeri yang layak, akan tetapi sulit untuk siswa yang orang tuanya tidak memiliki kendaraan apapun. Oleh sebab itu, kami mahasiswa mendukung pembangunan sekolah tersebut.

Kegiatan yang kami lakukan dalam membantu pembangunan sekolah masih akan berlanjut. Sehingga, kami perlu banyak elemen yang mendorong berlangsungnya membangun sekolah tersebut. Kami mahasiswa ilmu politik sangat terbuka untuk siapapun yang ingin bergabung dan membantu. Jika mahasiswa yang ingin bergabung bias menghubungi via WhatsApp di 085320554147. Kami berharap banyak anak dipelosok kabupaten tasikmalaya yang dapat mengenyam pendidikan yang layak.

Kondisi sekolah yang hanya terbuat dari bambu dan kayu dengan alas tanah merah berdebu dan lengket

 

 

Jalan menuju Sekolah

 

Prosesi Peletakan Batu Pertama

 

 

Siti Khoiroh Soeryasalihin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.