Sejarah Singkat

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik berdiri pada tahun 10 Juni 2004 berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor: 2023/D/T/2004. Fakultas ini merupakan fakultas yang paling muda di lingkungan Universitas Siliwangi. Universitas Siliwangi sendiri berdiri tanggal 20 Mei 1978 bersamaan dengan peletakan batu pertama Kampus Universitas Siliwangi oleh Pangdam VI Siliwangi saat itu mayor Jenderal Himawan Soetanto. penggunaan nama Universitas Siliwangi dikukuhkan dan diresmikan pada tanggal 25 Agustus 1980 oleh Menteri Dalam Negeri RI saat itu H. Amir Machmud. Pada tanggal 1 April 2014 melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 24 Tahun 2014 Universitas Siliwangi berubah status menjadi Perguruan Tinggi Negeri yang diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada saat itu, H. Susilo Bambang Yudhoyono, di gedung Istana Negara, Jakarta.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik didirikan dengan mempertimbangkan kebutuhan dari masyarakat akan tersedianya sumberdaya masyarakat yang mempunyai kemampuan akademis dalam bidang politik. Pada awalnya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Siliwangi Tasikmalaya memiliki 2 (dua) Program Studi yakni : Program Studi Ilmu Politik dan Program Studi Ilmu Administrasi Niaga berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor : 2023/D/T/2004, Operasional kedua program studi dimulai pada tahun akademik 2005/2006, pada tahap awal calon mahasiswa yang memilih program studi ilmu politik sebanyak 11 orang dan 2 orang memilih program studi ilmu administrasi niaga. Pada awal kuliah dimulai 2 orang mahasiswa program studi ilmu administrasi niaga pindah ke program studi ilmu politik, sehingga program studi ilmu administrasi niaga tidak ada mahasiswanya. Tahun berikutnya sistem rekruitmen tetap dilakukan sebagaimana biasa sesuai dengan kebijakan universitas, namun peminat masuk ke program studi ilmu administrasi niaga tidak ada, dan lebih banyak memilih program studi ilmu politik. Tahun akademik 2006/2007 jumlah peminat ke program studi ilmu politik sebanyak 21 orang, terdapat peningkatan jumlah peminat dibanding tahun akademik sebelumnya. Tahun akademik 2007/2008 setelah melalui evaluasi akademik dan administrasi yang dilakukan oleh Dirjen Dikti, dikeluarkan ijin perpanjangan penyelenggaraan Program Studi Nomor 597/D/T/2008.

Dalam upaya menambah jumlah mahasiswa dan peminatan masuk program studi ilmu politik Fisip Unsil terus berkiprah dan berusaha meningkatkan mutu akademik, baik bidang kurikulum yang didasarkan pada kurikulum berbasis kompetensi, maupun peningkatan kualitas tenaga pengajar, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, dan publikasi dengan melibatkan sejumlah mahasiswa Program Studi Ilmu Politik ke SMA asal mahasiswa Fisip. Disamping hal tersebut Fisip Unsil terus berusaha untuk meningkatan mutu akademik dan pelayanan kepada mahasiswa baik melalui bimbingan akademik yang didasarkan pada pedoman akademik yang berlaku di lingkungan Universitas Siliwangi Tasikmalaya, maupun melakukan kerjasama dengan dengan perguruan tinggi pembina yakni Unsoed Purwokerto.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebagai fakultas yang paling muda di lingkungan Universitas Siliwangi Tasikmalaya, senantiasa terus berkiprah dan berusaha meningkatkan mutu akademik, baik dalam bidang kurikulum yang berdasarkan kurikulum yang berstandar nasional (Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi), maupun peningkatan kualitas tenaga pengajar, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.