Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Category: Uncategorized

  • Workshop Visi Misi: Persiapan Menghadapi re-Akreditasi

    Workshop Visi Misi: Persiapan Menghadapi re-Akreditasi

    Bertempat di ruang kelas Ilmu Politik, pada tanggal 13 November 2019 Program Studi Ilmu Politik menyelenggarakan workshop visi misi sebagai persiapan menghadapi reakreditasi yang akan habis masa berlakunya pada bulan Oktober 2020. Instrumen Akreditasi Program Studi berbasis Outcome (IAPS 4.0) merupakan instrumen versi terbaru yang dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai salah satu syarat sebelum program studi melaksanakan akreditasi. Syarat lainnya adalah membuat laporan Sembilan (9) Kriteria yang  semuanya didasarkan pada visi misi institusi dan Program Studi.

    Maka dari itu, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Siliwangi menyelenggarakan workshop Visi Misi dan Akreditasi Versi 4.0 terkait instrumen akreditasi pada hari Rabu, 21 Mei 2019. Bertempat di Ruang Kuliah Gabungan, Gedung Aang Kunaefi, bimbingan ini dihadiri oleh para steakholders undangan, pejabat-pejabat structural, Mahasiswa, Alumni dan ketua program studi dari berbagai fakultas beserta jajarannya.

    Acara ini mendatangkan Dr. Hj. R. Funny Mustika Sari, M.Si selaku Ketua Penjaminan Mutu Universitas Siliwangi. Tujuan diadakan Workshop Visi Misi dan Akreditasi Versi 4.0 tersebut adalah untuk meningkatkan pemahaman dari para penyusun Visi-Misi dan Penyusun LKPS dan LED mengenai Instrumen Akreditasi Versi 4.0, Mempermudah Steakholders dalam merumuskan Visi Misi Program Studi dan Memperoleh pengetahuan secara tekhnis pengisian LKPS maupun LED pada Instrumen Akreditasi Versi

  • STUDIUM GENERALE : GERAKAN ANTI KORUPSI DI ERA REVOLUSI DIGITAL DAN MASA DEPAN DEMOKRASI INDONESIA

    STUDIUM GENERALE : GERAKAN ANTI KORUPSI DI ERA REVOLUSI DIGITAL DAN MASA DEPAN DEMOKRASI INDONESIA

    Studium Generale (Kuliah Umum) FISIP 2019 telah dilaksanakan pada hari Selasa 17 September 2019 bertempat di Ruang Kuliah A21 dihadiri langsung oleh para Dekanat, Dosen serta Mahasiswa Aktif FISIP. Kuliah Umum ini mengangkat Tema Gerakan Anti Korupsi di Era Revolusi Digital dan Masa Depan Demokrasi Indonesia.

    Kegiatan ini di buat dengan model Studium Genarale (kuliah umum) dengan maksud agar lebih memudahkan kepada mahasiswa untuk menyerap materi yang akan di sampaikan oleh pemateri. Dengan model ini diharapkan audiens lebih aktif dalam merespon pemateri ketika memberikan materinya.

    Pemateri yang mengisi kegiatan ini adalah Bapak Wijayanto, S.IP., M.Si., P.Hd yang merupakan Dosen Magister Ilmu Politik di FISIP Universitas Diponegoro dan Direktur Center for Media and Democracy, LP3ES, Jakarta.

  • ORIENTASI MAHASISWA BARU UNIVERSITAS SILIWANGI, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK 2019

    ORIENTASI MAHASISWA BARU UNIVERSITAS SILIWANGI, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK 2019

    Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Siliwangi (OMBUS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang di inisiasi oleh BEM FISIP telah dilaksanakakn selama tiga hari dimulai pada 14 hingga 16 Agustus 2019.

    Tema dari kegiatan OMBUS FISIP 2019 adalah Menciptakan Konstruksi Nilai serta Karakter Mahasiswa Demi Terwujudnya Kader Fisip UNSIL yang beretika dan berkelanjutan.

    Kegiatan OMBUS ini diikuti oleh 92 Mahasiswa Baru FISIP. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengenalkan Lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Siliwangi kepada para mahasiswa baru.

    Kegiatan yang dilaksanakan berupa pengenalan lingkungan kampus, pengenalan Civitas Akademika, dan Para Pengurus Organisasi Mahasiswa di Lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

  • Electainment on Campus-Rock The Vote Indonesia Pilgub Jawa Barat 2018 : Pendidikan Politik untuk Meningkatkan Partisipasi Pemilih Muda Jawa Barat di Universita Siliwangi Kota Tasikmalaya

    Tasikmalaya, 29 April 2018

    Acara Electainment on Campus-Rock The Vote Indonesia Pilgub Jawa Barat 2018: Pendidikan Politik untuk Meningkatkan Partisipasi Pemilih Muda Jawa Barat kerjasama antara KPU Provinsi Jawa Barat, Center of Election and Political Party (CEPP) Universitas Indonesia bersama Universitas Siliwangi Kota Tasikmalaya dilaksanakan pada tanggal 29 April 2018

    Rektor Universitas Siliwangi Prof. Dr. Rudi Priyadi, MS dalam sambutannya mengajak mahasiswa untuk senantiasa berperan aktif dalam pemilihan umum. Setelahnya, beliau pun membuka secara resmi acara Electainment of Campus-Rock The Vote Indonesia Pilgub Jawa Barat 2018 bersama empat narasumber lainnya dengan membunyikan angklung secara bersamaan.

    Perwakilan dari KPU Provinsi Jawa Barat, Heri Suherman (Sekretaris KPU Jawa Barat) dalam sambutannya mengatakan, money politics di Pilgub Jabar saat menjadi perhatian utama. Saat ini, Kapolri sudah membentuk Satgas untuk memberantas money politics. Pun KPU sudah membentuk agen sosialisasi yang tersebar di Kota dan Kabupaten. Menurut Heri, mahasiswa zaman now  dikenal dengan kesibukan bermedia sosial. Maka dari itu, beliau mengajak mahasiswa untuk menjadi garda terdepan dalam melawan asumsi bahwasannya mahasiswa zaman now tidak hanya sibuk dengan media sosial, melainkan juga berperan aktif dalam penegakan demokrasi.

    Sedangkan, Peneliti CEPP FISIP UI, Dr. Abdul Aziz, S.R, mengatakan bahwa pemahaman tentang hakikat demokrasi dalam konteks pemilu adalah sangat penting. Karena pemilu menjadi salah satu praktik berdemokrasi. Beliau pun menuturkan bahwa terdapat 3 prinsip demokrasi, diantaranya kebebasan sipil, adanya partisipasi publik, dan membutuhkan persaingan (kompetitif).

    Selain itu, menurut Drs. H. Deni Diyana, M.Si, Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya menuturkan bahwa Kota Tasikmalaya menempati partisipan tertinggi sebanyak 82% di Jawa Barat. Akan tetapi, beliau pun mengakui dan tidak dapat dipungkiri  bahwa di Kota Tasikmalaya masih ditemukan masyarakat yang berorientasi terhadap uang dan iming-iming sesuatu. Maka dari itu, beliau mengajak mahasiswa untuk senantiasa bergaul dengan demokrasi, terlebih mahasiswa FISIP yang idealnya menjadi garda terdepan dalam menegakan demokrasi.

    Data dari KPU Provinsi Jawa Barat, dari jumlah DPT Pilgub Jawa Barat 2018 sebesar 32,4 juta jiwa sebanyak 30% nya adalah pemilih muda. Oleh sebab itu urgensi pendidikan politik bagi pemilih muda adalah untuk meningkatkan partisipasi dalam Pilgub Jawa Barat 2018, yang ditargetkan oleh KPU Provinsi Jawa Barat sebesar 75%.

    Acara ini dihadiri oleh sekitar 300 peserta yang dimulai pada pukul 08:15. Diawali dari sambutan, diskusi kelompok, election mock (simulasi pencoblosan surat suara di TPS), Deklarasi Pemilih Muda Jawa Barat, penandatanganan wall of rock dan pertunjukkan hiburan akustik dan tari. Acara ditutup dengan flashmoob closing yang dilakukan oleh seluruh peserta dan panitia hingga berakhir pada pukul 11:30.