Penelitian ini mengkaji persoalan tentang alih fungsi lahan pertanian ke lahan pemukiman (propertis) di Kota Tasikmalaya. Pemerintah Daerah belum mampu merumuskan solusi tepat yang menguntungkan bagi semua pihak dan semua kepentingan, terutama terkait dengan tujuan jangka panjang. Terdapat benturan kepentingan antara ekonomi/peningkatan PAD dan persoalan pangan dan lingkungan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dan analisis model interaktif Milles-Huberman. Perbandingan antara teori dengan hasil wawancara dan informan dilakukan untuk melakukan penyimpulan dengan teknik snowball sampling dan purposive sampling.
Kata kunci : Ekonomi Politik, Alih Fungsi Lahan Pertanian, Model Kebijakan
Peneliti: Mohammad Ali Andrias, Taufik Nurohman
